Sunday, May 30, 2010

Gatal tangan

salam.......
gua sebenar nya tak tahu nak tulis apa , tapi tangan gua jadi gatal nak menulis jugak..hahahhaaha
teringat sebuah cerita tentang seorang budak yang di tanya mengapa dia menangis sewaktu sedang berwudu' .

Seorang tua "hai budak , kenapa engkau menangis , sedangkan kau masih kecil , sedangkan diri kau masih suci dari dosa "
Budak kecil " tadi aku melihat ayah yang sedang membuat unggun api , di letaknya kayu kecil-kecil dahulu kemudian dibakar yang lain nya " .
"aku berfikir tuhan akan membakar orang keci dahulu dari yang lain..kerna kayu api bagi neraka ialah manusia"..
Seorang tua itu menangis , di ceritakan orang tua itu menjadi wali allah...

bila gua teringat cerita ni gua fikir banyak perkara , antaranya masih adakah pemikiran begini di hari ini , yang bengong sikit gua fikir mampukah gua mendidik anak sebegini , bagaimanakah cara nya , padahal gua sendiri tidak sampai sebegitu jauh pandangan .



huns huns,,,orang yang paling bijak ialah orang yang berfikir kehidupan selepas mati....

tangan gua dah tak gatal..hahahahaha

Tuesday, May 25, 2010

Tangan yang menulis


tangan menulis
bergelora nafsu
ammaroh
lawwamah
mutmainnah

waswas bertanduk
ilham suci
beraduk aduk
suka dan benci

suka hati nya
bergerak tangan nya
sedih hatinya
kosong kepala nya

gua nak stop dlu...nak pereksa..
doakan gua... semoga peroleh kejayaan

hai tangan
kau punya tugasan
qudroh mu
di tagih
kulfah mu
di persoal


arma cairo
pg rabu

Monday, May 24, 2010

GUA....... benci.... LU


waktu gua cerita kat dia , ada orang sakit kan hati gua , dia salahkan gua , kata nya gua yang tak memahami perasaan orang .
" Ah...sahabat jenis apa ini , dia fikirkan perasaan orang lain , sakit hati gua dia tak pernah fikir , gua benci kat lu"

Bila gua sudah memahami persaan orang lain , hati gua benar2 tak sakit lagi . "terima kaseh sahabat , rupanya ilmu yang lu tinggal kat gua .

Satu hari , gua bercakap dengan dia , penuh harapan agar ada balasan , dia tak endahkan gua . sedih....kecewa...dalam hati gua dialah sahabat yang tidak pernah memahami hati seorang gua , ''wey kawan,,,busuk2 gua pom , sahabat lu jugak ''

Bila gua perlukan seorang teman , gua dah tak cari sahabat , gua mengadu pada yang mencipta , hati gua benar2 tenang , gua sudah faham yang namanya teman itu tikar doa , dia yang mengajar gua , manusia itu bukanlah tempat mengharap .

Gua masih ingat waktu di KLIA , dia pegang erat tangan gua , gua buat2 tak tahu , dia hanya tersenyum di mata nya ada warna pilu ,dalam hati gua juga ada warna yang sama , hati kuat masih keras(rock) , ada keinginan berpelukan dengan dia seperti teman2 yang lain , tapi gua takut dia buat perangai gila , malu der.... dia dtg bisik kat gua "kalu lu igt kat gua , gua sepuluh kali igt kat lu" , "hahahaha" tu je jawapan gua .

"kawan , hari ini gua teringat kat lu , gua dah tak benci kat lu , harap2 lu tak lupa janji hari tu"

kalau gua jumpa dia , satu ja gua nak cakap kat dia " de , lu memang guru terbaik"

Saturday, May 22, 2010

AZIMAT PEREMPUAN TIMUR

Dia seorg yang gemalai , budi nya penuh kelembutan , bara api mainan harian nya di ceruk dapur, senyum penuh ke ikhlasan
Tulus perempuan timur jangan di permain , kerna hati nya punya azimat .

kelmarin gua berjalan di pentas naluri manusia , gua terjumpa satu azimat milik perempuan timur ,
gua pasti pemilik nya pasti gagah


azimat seorang timur

'indah rupamu lunak suaramu'
puji perangkap yang kau tabur
dalam sesaat mengenali kau mula meneguk
ingin memugar harapan
coba untuk menggari aku dengan dengan dusta2 ulumg sang pemburu

Aku perempuan timur yang masih menjunjung adat di jemalaku
tidak akan bisa untuk terus melatah
aku bukan rakus , gelojoh dan kemaruk untuk terus menjana kasih
lupakan angan mu tinggalkan angan mu di kaki ku

Duhai sang pemuja
jangan lah kau duga dengan janji dan impian
aku tidak pernah akan silau walau kau janjikan semukim permata
kerna aku peremouan timur yang masih menjunjung adat di jemalaku


SANG PEMUISI


Kering bibir
lidah mu lemah
entah kuasa apa
menggetar hati si fasiq

warna a'rodh mu pudar
tempikmu umpama bisik
sang pemuisi,,kau
punya seni dalam hati
bisikan mu tertajam
mengopak pintu raja(hati)

otak gua
ahad pagi
arma cairo

aduhai hati


marah hati ku
di guris2 hati ku
aku menangis
siapa yang peduli

aku di sini....
di hujan ribut dan taufan
kaku
bagai batu2
tak punya rasa
reput cebisan hati ku
di biar panas dan hujan
siapa yang peduli
aduhai hati ku......

kau tak punya teman
kau raja
senang mu di persoal
susah mu tak d peduli
aduhai hati ...kasihan

sabar lah hati
jangan menangis
air mata raja itu aib
gugur mu
runtuh lah istana megah

aduhai hati....
tempat megah mu
di bawah kaki
di situ tempat pertemuan
mencari redho pencipta

aduhai hati ku.....jangan angkuh

otak gua.... pagi sabtu....